Sabtu, 21 Februari 2009

This is my bed, my world, my MILK!

Begini nih gaya si Alin kalo lagi nyusu. Sejak usia 5 bulan dia udah ngotot, berusaha memegang sendiri botol susunya. Seolah takut kalo ada yang merebut susu kesukaannya. Karena ASI bunda tidak langsung keluar saat melahirkan, Alin tidak bisa memperoleh Inisiasi Menyusu Dini atau disingkat sebagai IMD. Inisiasi menyusui dini merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah. Program ini dilakukan dengan cara langsung meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. IMD harus dilakukan langsung saat lahir, tanpa boleh ditunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur bayi. Bayi juga tidak boleh dibersihkan, hanya dikeringkan kecuali tangannya. Proses ini harus berlangsung skin to skin antara bayi dan ibu.
Sejak lahir, ASI dari bunda Nilla juga tidak bisa maksimal, jadi mau tidak mau harus ditambah dengan susu formula. Makanya ayah dan bunda berusaha memberikan susu formula terbaik buat Alin. Memang sih, Enfamil A+ yang diminum Alin termasuk susu formula paling mahal yang beredar di pasaran. Tetapi menurut bunda Alin, kita aja kalo mau makan enak seringkali makan menu yang lumayan mahal di restoran, masak susu untuk bayi kita dikasih yang murah. Menurut Mead Johnson, produsen Enfamil, susu ini memang diformulasikan hingga mirip ASI walaupun mereka mengakui bahwa ASI tetap tak tergantikan. Susu ini juga tidak bikin Alin gemuk karena walaupun komposisi gizinya sangat lengkap, Enfamil merupakan produk susu formula tanpa lemak. Tak terasa, umur Alin sudah memasuki usia 6 bulan. Berarti sudah saatnya ganti susu yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Belum diputuskan akan pilih apa. Tapi pihak Mead Johnson, dengan cara pemasaran yang halus melalui staf outreach dan PR mereka berusaha mengarahkan ayah dan bunda untuk beralih ke Enfapro, produksi Mead Johnson juga. Jadi, gimana yah? Kalo Alin udah bisa bicara dan berpendapat sih pengennya ayah dan bunda tanya dulu ke Alin, suka susu yang mana?

Tidak ada komentar: