Sabtu, 28 Februari 2009

Foto Fashion Alin Edisi Busana Muslim


Alin ikut sesi foto dengan Mama Muly

Cantik yah kalo pakai kerudung...

Senin, 23 Februari 2009

Alin 6 bulan



My Alin Mencret Mencret :(



hiks ...bunda alin binun ..sudah 2 hari alinku mencret2 ...tetapi badannya tidak panas . Bunda bingung sekali, sampai akhirnya tanya ke enin ( neneknya alin) , ternyata orang-orang dulu bilangnya "mau pinter" , pantesan, alin tidak mogok makan, malah tambah banyak makan, malah tambah heboh untuk bergeraknya, malah sempat main "onggong2" segala dan ternyata dirimu mau belajar merangkak ....hups hups hups ....Bunda dan Ayah kebingungan nenangin kamu, popok nya salah model niy...hehhe..harusnya sudah ganti mamy poko pants bukan yg stripes lagi .. he he he ...

Tadi pagi, Alin pup nya udah bagus .... mengental dan berwarna kuning emang ke hijau-hijauan, tambah ceria .... makan nya tambah 1 keping jadi 1.5keping biskuit untuk bubur susu ...

22 February 2009 - genap 6 bulan kamu nak ! Ayah & Bunda ..bahagian sekali ..... ternyata kamu menjadi bayi imut gak bisa diem .....pinter ...Alhamdulilah...

Minggu, 22 Februari 2009

Alin Fashion Photo Edisi Fall-Winter 2009

Ini gaya Alin kalo lagi nyantai...

Udah tiga bulan lebih belajar tengkurap, baru ini sempat difoto...


Sabtu, 21 Februari 2009

This is my bed, my world, my MILK!

Begini nih gaya si Alin kalo lagi nyusu. Sejak usia 5 bulan dia udah ngotot, berusaha memegang sendiri botol susunya. Seolah takut kalo ada yang merebut susu kesukaannya. Karena ASI bunda tidak langsung keluar saat melahirkan, Alin tidak bisa memperoleh Inisiasi Menyusu Dini atau disingkat sebagai IMD. Inisiasi menyusui dini merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah. Program ini dilakukan dengan cara langsung meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. IMD harus dilakukan langsung saat lahir, tanpa boleh ditunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur bayi. Bayi juga tidak boleh dibersihkan, hanya dikeringkan kecuali tangannya. Proses ini harus berlangsung skin to skin antara bayi dan ibu.
Sejak lahir, ASI dari bunda Nilla juga tidak bisa maksimal, jadi mau tidak mau harus ditambah dengan susu formula. Makanya ayah dan bunda berusaha memberikan susu formula terbaik buat Alin. Memang sih, Enfamil A+ yang diminum Alin termasuk susu formula paling mahal yang beredar di pasaran. Tetapi menurut bunda Alin, kita aja kalo mau makan enak seringkali makan menu yang lumayan mahal di restoran, masak susu untuk bayi kita dikasih yang murah. Menurut Mead Johnson, produsen Enfamil, susu ini memang diformulasikan hingga mirip ASI walaupun mereka mengakui bahwa ASI tetap tak tergantikan. Susu ini juga tidak bikin Alin gemuk karena walaupun komposisi gizinya sangat lengkap, Enfamil merupakan produk susu formula tanpa lemak. Tak terasa, umur Alin sudah memasuki usia 6 bulan. Berarti sudah saatnya ganti susu yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Belum diputuskan akan pilih apa. Tapi pihak Mead Johnson, dengan cara pemasaran yang halus melalui staf outreach dan PR mereka berusaha mengarahkan ayah dan bunda untuk beralih ke Enfapro, produksi Mead Johnson juga. Jadi, gimana yah? Kalo Alin udah bisa bicara dan berpendapat sih pengennya ayah dan bunda tanya dulu ke Alin, suka susu yang mana?

Senin, 09 Februari 2009

Resep Biskuit Makanan Bayi










Memasuki bulan kelima, Alin mulai dikenalkan dengan asupan padat. Sebenarnya idealnya bayi yang diberikan ASI eksklusif mulai dikenalkan dengan makanan padat saat berusia 6 bulan. Menurut para ibu senior, bayi yang diberi susu formula pada saat memasuki usia empat bulan sudah boleh diberi makanan. Berhubung ASI untuk Alin tidak eksklusif karena masih diberi tambahan susu formula, ayah dan bunda mengambil tengahnya saja yaitu usia lima bulan. Rekomendasinya diberikan biskuit bayi yang dicampur dengan susu formula. Dan yang masih terekam oleh ibu-ibu jaman dulu, biskuit Farley lah yang reccomended. Sepertinya Alin asyik-asyik aja dikenalkan dengan makanan barunya. Dengan lahap dan belepotan dia mencoba menghabiskan biskuit farley yang dicampur susu dan dihancurkan menjadi bubur. Tetapi menurut Om Yoppy, sebenarnya biskuit Farley, yang plain sekalipun, rasanya masih terlalu manis buat bayi. Yang paling baik menurut dia adalah membuat sendiri biskuit bayi dengan bahan dari havermout yang kaya serat dan sedikit gula.

Berikut resep biskuit yang diberikan oleh Om Yoppy:
- Havermout biru (pokoknya bukan yang instan/merah... lupa warnanya) 20 gram dihancurkan pakai blender jadi seperti tepung
- Tepungnya dicampur 1 kotak kecil butter unsalt
ed (orchid kotak kecil itu loh..)
- Diberi air es supaya bisa dibentuk sesuai selera (kalau suhu air biasa enggak bisa keras).
- Panggang pada suhu 120-150°C selama kurang lebih 20 menit.

- Campuran biskuit/havermut sih sesuai selera aja, bisa tambah garam/susu...

Makasih ya Om Yoppy. Nanti ayah dan bunda coba buatin untuk Alin deh…

Lima bulan yang berlalu dengan cepat

Lima bulan pertama buat Alin terasa cepat. Hari-hari penuh kesibukan ayah dan bunda mengurus Alin. Lebih banyak bundanya sih. Biasanya ayah cuma pemain cadangan, terutama soal bersihin pup, ganti popok, memandikan dan mengganti pakaian. Paling sering ayah kebagian nyuci popok, itu pun pake mesin cuci. Setelah ada pembantu yang mengerjakan tugas mencuci ayah pun pensiun. Pokoknya dalam sehari itu, sebagian besar urusan ayah dan (terutama) bunda adalah merawat Alin. Saking sibuknya, kita tidak punya banyak waktu lagi mengurus blog. Paling-paling Cuma sempat upload foto. Apalagi pada masa-masa begadang karena jam tidur Alin tidak teratur.

Perkembangan Alin pun terasa pesat sekali. Umur dua bulan Alin sudah terlihat murah senyum, sesekali tertawa kalau dia anggap lucu. Kalau ditidurkan tengkurap selalu mencoba menengadahkan kepalanya. Ocehan tak jelas juga mulai keluar dari mulutnya yang sensual. Kakinya paling rajin ditendang-tendang.

Umur tiga bulan ocehannya panjang, makin keras, dan masih tak jelas. Sepertinya dia gemar ngobrol dan mendongeng. Sayangnya, kita masih belum tahu, bahasa apa yang dia gunakan. Umur tiga bulan ini juga Alin ngotot mencoba menghisap jarinya, walau bundanya berkali-kali bilang, belum saatnya Nak. Kalau dia mau menghisap jari, dengan konsentrasi oenuh dia berusaha mempertemukan kedua telapak tangan tepat di depan matanya. Kalau sudah menyatu, kedua tangannya saling menggenggam kemudian pelan-pelan dia arahkan ke mulutnya. Sulit sekali memang, karena motoriknya memang belum terlatih. Tapi dia tak pernah putus asa. Begitu salah satu jari menyentuh mulutnya, dia akan mulai menjilat-jilat dan menghisap sekenanya.

Usia empat bulan, alin semakin sibuk. Ocehannya makin nyaring, kadang berteriak melengking. Sudah jarang sekali menangis kecuali kalau dia lapar. Kalau dia tidak nyaman atau tidak suka, sebagai ganti tangisan dia akan mengoceh seakan mengomel dan mengajukan komplain. Gawatnya, sejak masih pake popok, Alin tidak pernah nagis kalau pipis ataupun pup. Dia nyantai aja, walaupun udah basah, belepotan dan ayah bundanya menahan bau yang tak sedap. Kalau sedang tidur ayah bundanya harus rajin memeriksa popoknya, karena dia akan tetap terlelap dengan cueknya walaupun popok sudah banjir. Apalagi setelah dia mulai menggunakan diapers, tambah nyantai aja dia. Diam-diam, senyum-senyum, tau-tau bau aja. Umur empat bulan ini juga Alin makin tidak betah tidur terlentang. Selalu berusaha untuk berguling tengkurap. Dan kalau dilarang, dia akan teriak-teriak ngomel gak karuan. Tapi lehernya makin kuat menopang kepalanya dengan tegak. Sesekali dia juga berusaha mencoba merangkak, walaupun berkali-kali neneknya mengingatkan kalo merangkak itu untuk usia enam bulan. Menghisap jari juga makin mahir, walaupun harus menyatukan kedua telapak tangan terlebih dahulu.

Usia lima bulan, ocehannya makin menjadi-jadi. Kalau sebelumnya hanya vokal saja yang keluar, kini dia mulai mengenal konsonan N, P dan B (dengan sedikit menyemburkan ludah) dan kadang-kadang G dan NG. Di usia ini Alin sudah bisa menghisap jari langsung satu tangan, terkadang langsung mengarahkan ibu jarinya ke mulut. Kini dia makin suka mengeksplor kamar dan rumah. Berusaha menggapai dan menyentuh benda, meraba teksturnya dan merasakan sensasi genggaman.Dia juga makin rajin merangkak dan marah kalau ditidurkan terlentang (kecuali kalau akan menyusu). Kalau sedang mencoba merangkak dia akan berupaya sekuat tenaga. Dimulai dengan onggong-onggong, kemudian mulai mengarah ke depan (walau masih lebih sering mundurnya, daripada maju). Dia akan terus mencoba sampai kelelahan sendiri. Kelihatannya dia punya deadline sendiri, masuk usia enam bulan sudah harus bisa merangkak dengan lancar. Kadang-kadang bundanya harus mengingatkannya kembali,”Alin, kamu tuh baru lima bulan, Nak!”

Minggu, 01 Februari 2009

Alin 4 bulan






Alin 3 Bulan

Upper Cut for Chris John...

Main Semaphor

Cheers